Skip to content

Cerita Ramadhan : Malam Ketujuh, Insomnia dan Rindu

Hello, kembali lagi dengan saya, AndriBlender. Setiap orang pasti pernah merasakan Insomnia, apalagi rindu? Kali ini saya akan mencoba sedikit menceritakan tentang kedua hal tersebut dan mengapa sebenarnya hal ini harus dibahas. Apa gak ada topik lain? Yang lebih mahal banyak, baiklah, kita mulai sekarang.

Insomnia merupakan sebuah penyakit ataupun kebiasaan yang sebenarnya buruk tetapi banyak dilakukan. Ketika kita insomnia, bisa dipastikan kita akan kesulitan untuk tidur. Walaupun badan sudah lelah sekalipun, tetapi jika tidak ingin tidur, maka tidak akan tidur. Ada banyak faktor yang menjadikan seseorang mengalami insomnia, saya akan mencoba meringkasnya, yaitu :

  1. Begadang, ya begadang, kegiatan tidur terlalu malam ini bisa menjadikan kita menjadi insomnia dan bahkan tidak tidur. Jika setiap hari masih terjaga diatas jam 12 malam, bisa dipastikan tidak akan bisa tidur lagi, dan walaupun tidur badan tidak akan merasa segar, karena kebutuhan tidur masih belm terpenuhi.

  2. Main gadgetNah ini merupakan kegiatan anak-anak jaman sekarang. Tidak bisa lepas dari gadget, bahkan ketika mau tidur masih juga melihat gadget. Pancaran sinar dari LCD gadget secara tidak langsung membuat mata kita menjadi lebih terang, sehingga rasa kantuk yang awalnya kuat akan menjadi “nothing” jika sudah memegang gadget. Apalagi jika lagi chatting sama “someone special” bakalan gak bakal tidur itu, selain mata segar, hatipun berbunga-bunga. (ciyeee)

  3. Tugas kuliah, Nah faktor yang ini pasti dialami bagi setiap mahasiswa, yap tugas kuliah. Banyaknya tugas kuliah dan deadline yang agak mepet menjadikan mahasiswa harus kerja ekstra untuk menyelesaikannya. Bahkan terkadang tugas-tugas itu menyita perhatian kita, dibandingkan kebutuhan untuk makan ataupun mandi. Itu mengapa setiap mahasiswa pasti banyak tugas kuliah, dan jika sudah banyak tugas kuliah maka akan sering begadang. So, hal ini juga berpengaruh bagi keinsomniaan seseorang.

  4. Terlalu lama tidur siang, Tidur siang bisa menjadi alternatif bagi kita yang jarang tidur dimalam hari. Karena walaupun malam hari sudah tidur 1 atau 2 jam, tetapi tubuh kita pasti bisa merasakan kantuk. Nah, jika tidur siang ini hanya secukupnya akan menjadikan tubuh kita menjadi segar, tetapi jika tidak maka yang terjadi malah sebaliknya tubuh kita akan menjadi lemas disiang hari, dan bahkan sama sekali tidak bersemangat. Tubuh baru akan terasa segar jika waktu sudah memasuki malam hari. Ini terjadi karena siklus otak yang seharusnya istirahat dimalam hari diubah menjadi siang hari, sehingga ketika malam akan terasa sangat segar.

  5. Kafein, Bagi sebagian orang, kafein bisa memicu gangguan tidur pada dirinya. Tapi itu tidak semuanya, contohnya saya, kafein tidak berpengaruh, karena memang mata menjadi segar, tapikan otak tetep udah lelah. Jadi seringkali meminum kopi, teh atau coklat bukan untuk menjadikan tahan untuk tetap tidur, tetapi karena saya suka minuman itu dan setelah meminumnya menimbulkan rasa puas tersendiri dan itu menjadikan saya menjadi mengantuk dan akhirnya tertidur dengan sendirinya.

Nah, itu tadi kan tentang insomnia, lalu apa hubungannya dengan “Rindu”??? Ok, kita bahas ya,,

Rindu, itu sebuah perasaan kita yang menginginkan orang lain yang kita rindukan berada didekat kita. Rindu ini hanya dapat diobati hanya dengan bertemu orang tersebut, ok mungkin teknologi sudah canggih, bisa telfon, bbm, chat, skype , dll. Tapi semua itu tidak terasa sepuas ketika bertemu langsung. Itu kenapa obat yang paling mujarab bagi setiap orang yang merasakan rindu adalah dengan bertemu dengannya.

Bagi penulis, seringkali rasa rindu menjadi alasan utama untuk tidak tidur dimalam hari. Karena jujur saja, penulis memiliki banyak yang dirindukan. Seperti suasana rumah, orang tua, adek, dan bahkan “someone“. Hal itu terkadang membuat saya sulit untuk tidur dimalam hari, karena membayangkan semuanya dan bahkan merencanakan sebuah pertemuan agar rindu ini bisa terobati.

Keinginan bertemu yang terlalu besar menjadikan kita gak mood ngapa2in, sehingga ya cuma bengong saja, atau cuma dengerin musik saja. Kalau saya biasanya nonton film atau anime. Ya karena kalau nonton tivi, gak ada yang mau ditonton.

Bagi sebagian orang, rasa rindu yang diiringi dengan insomnia ini akan sangat menyiksa, bahkan bagi orang yang tidak kuat mungkin bisa langsung loncat dari gedung 4 dehhh. Ya itu tadi rasanya itu “manis, asem, pahiiittt”.(curhatt) Apalagi jika rindu ini bertolak belakang, maksudnya dia yang kita rindukan sama sekali tidak merindukan kita. Itu sakitnya tuh disini. (nyanyiii).

Ada beberapa tips yang bisa saya berikan untuk mengatasi rasa insomnia dan rindu yang tak terkendali, yaitu :

  1. Makan makanan sehat, Yapp makanan merupakan salah satu faktor penting. Jika sering begadang karena rindu, maka jaga pola makan. Hal ini saya dapatkan dari nasehat salah satu mentor di sebuah organisasi keagamaan namanya “Mas annas”, yap beliau berpesan “walau sering begadang, sebisa mungkin jangan lupakan makan”. Nasehat itu yang sampai sekarang saya pegang, sehingga alhamdulillah tubuh ini masih terasa segar.

  2. Kurangi memegang gadgetYapp, ada kalanya kita mengurangi memegang gadget. Terutama dimalam hari, karena hal ini bisa memicu insomnia. Jika memang hanya bisa berhubungan dengan teman-teman dimalam hari usahakan gunakan secukupnya tidak perlu stalking dan kegiatan semacamnya, terutama chat, jangan terlalu asyikk karena itu akan membuatmu menjadi susah tidur. Buat yang sering chat sama “someone” dimalam hari, ada baiknya diberi pengertian dan diusahakan untuk secukupnya saja berhubungan. Toh, rindumu takkan terobati walau engkau chat dengannya tiap malam kan.

  3. Keluarlah mencari udara segar, Keluar, ini bisa dijadikan salah satu jalan agar badan lebih merasakan lelah secara fisik. Percaya atau tidak ketika tubuh kita lelah akan membuat otak memerintah untuk secepatnya istirahat, nah hal ini lah yang perlu kita cari. Kadang muter-muter dikota, bisa bikin fikiran seger dan cepet ngantuk. Jadi pas balik lagi kerumah udah lelah dan secepatnya tidur deh.

  4. Lakukan hal-hal bermanfaat, Nah, biasakan melakukan aktifitas yang menyita fikiran kita sehingga ini akan membuat tubuh kita bekerja secara maksimal. Manusia yang normal adalah yang masih merasakan lelah dan sakit. So, jadi kalau tidak pernah lelah, ataupun sakit, itu bukan manusia kayaknya. Inget bro, kita manusia biasa bukan “Superman”.

  5. Fahami tentang rindu itu, untuk rindu sendiri terkadang kita terlalu kejam dengan membiarkannya mempengaruhi hari-hari kita. Padahal rindu itu bisa menjadikan kita sangat bersemangat dan bisa menjadikan kita menjadi malas. So, kendalikan rindu tersebut agar menjadi sebuah motivasi untuk melakukan hal yang bermanfaat.

Itulah tadi, sedikit pembahasan tentang hubungan Insomnia dan Rindu. Mungkin sedikit menggunakan asumsi saya ya, karena itu saya ambil dari kebiasaan sehari-hari. I hope you like it! So, buat yang lagi berpuasa, Selamat berpuasa ya!! :*

Andriyas Efendi

Author: Andriyas Efendi

Anak dari petani yang pengin tinggal didesa yang sepi, tapi tetep ada internet yang memadai serta kuota yang unlimited.