Skip to content

Tak selamanya selingkuh itu indah

Semua kesedihan yang terjadi didalam dirimu, bukan berarti menjadikan hidupmu menjadi begitu menderita. Dan pantas bagimu untuk melakukan kelakuan yang dilakukan para penderita itu. Selingkuh? Siapa yang selingkuh? Itulah sejenak tanya yang selalu terucap, kata yang selalu menjadi misteri, yeahhhh I like mistery. Tapi aku gak suka film horor, apalagi kalo ada hantu-hantunya, gak asik banget itu film. Entah mengapa kalo nonton film horor itu rasanya jadi porno sendiri, eh parno maksudnya, secara tiba-tiba halusinasi merasuk kedalam fikiran dan seolah mencucinya dengan tanpa menguceknya sehingga sisa-sisa hayalan itu masih tersisa dan menghantui hari-harimu.

Selingkuh? Kata yang identik dengan penghianatan, kebencian serta rasa nikmat bagi para pelakunya. Padahal jika kita telaah lagi, sebenernya para pelaku perselingkuhan ini sebenarnya mereka itu adalah orang yang bener-bener butuh kasih sayang. Karena mereka merasa tidak cukup dengan apa yang mereka miliki saat ini. Jadi ya gitu, carilah pelampiasan yang lainnya.

Padahal, pelaku selingkuh itu bener-bener penjahat yang bener-bener jahat, karena kan mereka itu sudah melakukan banyak kejahatan sekaligus, rasa sakitnya itu bukan hanya dikulit serta diindra saja, melainkan merasuk sampai ke ulu jantung, karena hati sudah tak kuat lagi merasakannya. Syeeahhhhh,,,

lalu sebenarnya apa esensi dari selingkuh itu, kenapa banyak orang yang mungkin berfikir ini adalah jalan keluar terakhir. Apa iya itu cuma satu-satunya solusi yang bisa diambil, opo yo gak eneng langkah liyane. Opo ora eman duite, gawe tuku banyu setan. Eh malah nyanyi, yaa, selingkuh bukanlah solusi, itu hanya akan menambah masalah baru buat kamu para pelakunya.

Apa iya selingkuh itu enak? Apa iya perlu dicoba? Apa iya selingkuh itu perlu banget dicoba? Karena penasaran akhirnya aku pengen ngebahasnya, bukan ngelakuin ya? Sudah cukup dengan semua penyesalan ini. Hahahahaha,,

Enaknya selingkuh itu bagi yang pernah ngelakuin itu kayak misalnya kamu lagi males ngapa2in trus tiba-tiba ada seorang yang dateng dan ngajak kamu buat main game, nah itu rasanya. Nikmat, seneng, bahagia, tapi ya cuman sampek gamenya kelar, abis itu hanya penyesalan yang tersisa.

Selingkuh, merupakan langkah bagi mereka yang bosen dengan apapun yang sedang mereka jalani sekarang, semisal kalo aku biasanya make windows, lantas aku bosen, saatnya selingkuh sesaat dengan linux. Apa itu? Pikiren dewe.

Selingkuh itu kesenangan sesaat yang menipu, apa yang kamu udah bangun selama bertahun-tahun, kepercayaan yang dari awal kamu udah berusaha untuk menumbuhkannya, sesaat akan menjadi tak berarti lagi, karena satu kata yang memiliki berjuta-juta dampak. Bayangin aja kalo kamu itu pelaku atau korbannya, gak bakal bahagia, saya jamin gak bahagia, karena pasti ada sisa-sisa penyesalan yang itu gakkan pernah hilang, meskipun engkau bersujud, bersimpuh padanya untuk meminta maaf. Karena tentu saja, bagi sang korban memaafkan itu mudah, tapi melupakan?? oh,, sorry, kesempatan kedua terlalu berharga bagi para pelaku perselingkuhan.

Nah itu kan pendapat pribadi, lalu tak tanya kesalah satu sahabat, katanya orang selingkuh itu hanya perlu ditinggalkan dan dilupakan saja. Tapi tak semudah kalimat yang terucap, prakteknya duh pasti sulit banget, apalagi bagi sang korban, dia diduakan tanpa izin dari pihak pertama, jangankan meminta izin terlebih dahulu, dengan egoisnya dia dengan mudah meninggalkan semua kepercayaan yang telah engkau berikan padanya.

Karena tak semua yang kita ingin lupakan akan dengan mudah hilang begitu saja, bahkan ketika kita mencoba melupakan sesuatu, kita malah akan semakin ingat dengan semua kisah kelam tersebut.

Tapi selingkuh tak selamanya indah, percayalah, akan ada masa kamu akan sangat menyesalinya, bukan karena lukanya, karena saat itu kamu sudah menghilangkan satu orang yang begitu sangat mempercayaimu, engkau akan sangat merugi, belum tentu dia yang kamu ajak selingkuh akan sama seperti yang kamu tinggalkan.

Seringkali kita tergoda dengan sesuatu yang fana, kita tergiur dengan hal-hal yang bahkan gak perlu pertimbangan lagi. Apa yang lebih baik darinya? Dari dia yang kamu ajak selingkuh? Apakah dia yang mau merusak hubunganmu akan dengan baik begitu saja seterusnya denganmu? Tidakkah engkau risau akan dia yang akan memperlakukankmu juga seperti itu. Apa rasanya jika suatu saat dia pergi darimu? So, pikirkan lagi jika mau selingkuh ya?

Tapi seperti petir, yang bisa tiba-tiba muncul tanpa hujan, atau dia muncul karena penanda akan turunnya hujan. Semua itu pasti engkau lalui, akan ada masa kamu akan merasa jika hubunganmu tak bisa diselamatkan lagi, maka cobalah beri ruang sejenak pada dirimu dan dirinya, agar bisa punya waktu untuk saling berfikir dan menjernihkan hati, lalu cobalah berbicara dengannya, carilah solusi yang mungkin akan menyelesaikan semua masalahmu, jika tidak maka putuskan dengan baik, bahwa hubunganmu dan dia itu bukan saja karena harus saling bahagia, tetapi harus saling percaya, agar tercipta hubungan yang harmonis. Dan jika semua itu tidak tercapai, mungkin saja satu-satunya solusi yang bisa tercapai adalah pisah.

Jadi, bagi yang berfikir selingkuh adalah solusi, itu salah banget. Cari solusi lain yak, sama yang sering aku bilang, kalo pergi, ya pergi aja. Hahahahaha,, see ya.

 

Andriyas Efendi

18 Oktober 2016

Antara aku kamu dan penantianku untuk dia yang aku juga belum tau siapa.

Andriyas Efendi

Author: Andriyas Efendi

Anak dari petani yang pengin tinggal didesa yang sepi, tapi tetep ada internet yang memadai serta kuota yang unlimited.