Skip to content

Tersendiri

Tersendiri

Rintik hujan membasahi bumi
Bunyi tik tik tik mengiringi hadirmu
Disertai dengan gemuruh angin kencang
Serta suara deru yang menderu langit-langit bumi

Aku terhadir sendiri didalam perenungan kamarku
Menatap cukup sayu layar-layar yang menyala-nyala
Menulis berbaris-baris kata
Demi menampilkan apa yang dirasa dalam jiwa

Jurang pemisah antara diriku dan dirimu hanyalah rindu
Rindu, 5 huruf yang tak terasa selalu muncul dalam kalbu
Menatapmu dalam-dalam di setiap kesendirianku
Seterang rembulan yang menghiasi malam-malamku

Aku tergugu sendiri menatap indahnya langit malam hari
Berjuta bintang menghiasi kertas langit
Titik demi titik terlihat melalui bayang-bayang cahaya
Membentuk garis lingkaran yang hampir muncul separuhnya

Tetiba terasa ada rasa yang telah lama tak terasa
Seperti keringnya tanah-tanah yang mulai berdebu
Membasahi tiap kekeringan didalam diri
Menanti tiap detik akhir penantiannya

AESP

Andriyas Efendi

Author: Andriyas Efendi

Anak dari petani yang pengin tinggal didesa yang sepi, tapi tetep ada internet yang memadai serta kuota yang unlimited.